Archive for September, 2009

feel not good2 :(

Tuuuhhh kan… feel not good lagi….

Yang namanya manusia yah, emang ngga pernah merasa cukup. Rakus, serakah, egois, seringkali muncul ketika ada kesempatan untuk itu. Sesungguhnya kalau dipikir-pikir dengan jernih, ‘satu’ saja sudah cukup, tapi mengapa harus ambil ‘tiga’?

Orang-orang yang serakah dan rakus selalu menyebalkan, aku tau. Namun kenapa aku melakukannya (lagi) dan baru menyadarinya setelah aku melakukannya ? Aku merasa malu sama diri sendiri. I feel horrible dan terrible. Kalau bisa membela diri sih, aku melakukannya karena orang lain melakukannya juga  Tapi, apa alasan seperti itu acceptable ? Membuat aku menjadi orang yang lebih baik dari mereka ? Mmmm, rasanya tidak…

Ok, what’s done is done. Semua orang punya kelemahan dan pernah salah. Ngga apa-apa salah, apabila setelah menyedarinya kita bisa berubah ke arah yang lebih baik. Untuk menjadi orang yang lebih baik berhentilah bersikap serakah, rakus, tamak. Ketika ada godaan untuk mengambil ‘sebanyak-banyaknya’, segera berhenti, lihat ke langit, tarik nafas dalam-dalam dan ucapkan ‘satu saja sudah cukup’. Lebih dari satu tidak akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik (kalau kamu memang bercita-cita jadi orang baik)

Secukupnya saja.

September 29, 2009 at 12:59 pm Leave a comment

feel not good

Arggghh..exaggerating…again… Kenapa sih aku selalu menyesalinya setelah aku melakukannya. Selalu saja tak bisa berhenti ketika akan sedang melakukannya. Rasanya seperti sedang terbang tinggi dan cepat di angkasa raya, menikmati pemandangan alam nan indah permai, lalu tiba – tiba disuruh brenti, hanya untuk beli 1 cup conello di gerobak Wall’s yang sedang melintas, ngga seru doong. Hmmph, aku hanya… hanya tidak rela melepaskan segenap perhatian itu, perhatian yang sangat intens dari orang-orang yang sedang mendengarkanku, tatapan-tatapan penuh minat dan daya tarik itu, huh tak kan mampu aku melepaskannya. Aku tak mampu berhenti, menutup mulut sebelum menyadari bahwa akan ada beberapa fakta yang kuberikan, yang harus kuakui dengan jujur, bahwa sebenarnya kurang benar atau mungkin tidak benar, hanya untuk memaniskan apa yang sedang kubicarakan dan menjadikannya kelihatan ‘wow’ dari awal sampai akhir. Oh, my…

But after that, selalu ada segumpal rasa enek di dalam dada, menohok jantung, mengaduk-aduk isi lambung, menimbulkan rasa mual hingga ingin muntah rasanya.

I hate my self for exaggerating, tapiiii.. kok susah banget ya brentinya…

September 9, 2009 at 5:32 am Leave a comment


 

September 2009
M T W T F S S
« Apr   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pages


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.